Seluruh Mahasiswa FIS UM wajib memperbarui nomor HP pada profil SIAKAD dengan nomor terbaru dan memeriksa kebenaran data pada http://forlap.dikti.go.id/

KEUNGGULAN PEMBELAJARAN SCIENTIFIC INDOOR DAN OUTDOOR STUDY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, HASIL BELAJAR, DAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH PESERTA DIDIK DI BIDANG GEOGRAFI

| November 5, 2014 | 0 Comments

KEUNGGULAN PEMBELAJARAN SCIENTIFIC INDOOR DAN OUTDOOR STUDY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, HASIL BELAJAR, DAN KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH PESERTA DIDIK DI BIDANG GEOGRAFI

Prof. Dr. A. Fatchan, M.Pd, M.P

Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang

Abstrak: Salah satu aplikasi pembelajaran kontekstual yang dianggap dapat meningkatkan aktivitas dan kreatifitas paling baik bagi anak didik adalah membelajarkan anak didik melalui pengamatan langsung kepada objek sesungguhnya (outdoor study). Objek sesungguhnya dalam pembelajaran outdoor study adalah kondisi alam serta kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang ada di sekitar sekolah dimana anak didik berada. Pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, kreativitas, dan karya tulis ilmiah. Demikian halnya pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas (indoor study) yang menggunakan multimedia (seperti model/barang tiruan, slide/gambar, video, dan/atau film dokumenter) hasil pembelajarannya juga diduga dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, kreativitas, dan karya tulis ilmiah peserta didik. Pembelajaran outdoor study dalam pelaksanaannya diperlukan pendekatan ilmiah (scientific) setidaknya mengikuti beberapa urutan tahap kegiatan sebagai berikut: (1) mengamati; (2) mengklasifikasikan; (3) mengkomunikasikan; (4) mengukur; (5) memprediksi; (6) menyimpulkan; dan (7) pada akhirnya dapat menulis hasil pengamatan/penelitian lapangan dalam bentuk karya ilmiah. Pembelajaran di dalam kelas (indoor study) yang menggunakan gabungan multimedia (seperti model/barang tiruan, slide/gambar, video dan/atau film dokumenter) tentang keberadaan SDA (Sumber Daya Alam) terkait dengan Geografi Fisik dan Teknik dan SDM (Sumber Daya Manusia) terkait dengan Geografi Manusia dan Sosial yang membutuhkan tahap kegiatan sebagai berikut: (1) menyiapkan perangkat dan isi media; (2) menyiapkan ruang/laboratorium; (3) mengkomunikasikan; (4) menanggapi/dialog/mengalisis; (5) memahami/memprediksi; (6) menyimpulkan; dan (7) pada akhirnya menulis hasil pemahaman, dialog, dan analisis dalam bentuk karya ilmiah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan beberapa model pembelajaran outdoor study berpengaruh terhadap hasil belajar dan kemampuan berkomunikasi yang berupa tulisan karya ilmiah siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional (ceramah, penggunaan power point, dan diskusi di dalam kelas) pada kompetensi dasar. Menganalisis Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Kaitannya dengan Pembangunan Berkelanjutan. Begitu juga penerapan berbagai metode pembelajaran indoor study yang menggunakan gabungan multi media menunjukkan hasil belajar dan kemampuan berkomunikasi yang berupa tulisan karya ilmiah siswa lebih unggul dibanding dengan pembelajaran konvensional (pembelajaran ceramah, tanya jawab, disertai power point).

Kata kunci: pembelajaran Scientific indoor dan outdoor study, aktivitas, hasil belajar, dan kemampuan menulis karya ilmiah peserta didik di bidang geografi.

Makalah dimuat dalam Prosiding PIT IGI XVI “Memperkokoh Kesadaran Spasial Kepemimpinan NKRI menghadapi Tantangan Global”, 2-3 Nopember 2013

Category: Karya Ilmiah Dosen, Scientific Paper

About the Author ()

Leave a Reply